Fruit and vegetable carving adalah seni mengukir buah dan sayuran. Dalam mengukir buah dan sayur memerlukan ketelatenan dari seseorang. Awal seni mengukir buah dan sayur mulai berkembang di Negara thailand. Buah buahan yang biasa digunakan antara lain buah melon, semangka, mentimun, jeruk, wortel, tomat, dll.  Buah-buahan pun menjadi sangat cantik dan menarik ketika dikerjakan oleh tangan orang yang suka seni. Dengan cekatan para seniman ini menjadikan buah dan sayuran yang utuh bahkan kadang tidak berbentuk berubah menjadi layaknya kreasi yang memiliki nilai seni tinggi. Inilah yang dikatakan Fruit and vegetable Carving, Hal tersebut merupakan sebuah seni dalam menghidangkan makanan dengan keindahan, Menghias atau menggarnish ini mempunyai keahlian khusus, karena di samping membutuhkan keahlian, ketelatenan, dan daya imajinasi yang kuat, juga membutuhkan orang yang memang memiliki jiwa seni yang tinggi. Bahkan tidak semua chef yang berpengalaman dapat menciptakan dan menuangkan idenya agar penampilan hidangan itu menarik.

Garnish adalah hiasan untuk makanan. Hiasan dalam hal ini adalah segala sesuatu yang umumnya bisa dimakan yang dibuat sedemikian rupa sehingga selera makan seseorang itu bertambah. Syarat-syarat garnish antara lain :

  1. Simple (sederhana)

Garnish yang dibuat dari bahan dan bentuk yang sederhana

  1. Edible (bisa dimakan)

Garnish yang dihidangkan sebagai hiasan suatu makanan sebaiknya bisa dimakan

  1. Suitable (sesuai)

Garnish sebaiknya bahannya disesuaikan dengan makanan yang dihias sehingga kalihatan selaras dan seimbang

  1. Attracktive (menarik)

Garnish dibuat menggugah selera pelanggan agar mempunyai selera makan yang akhirnya berkeinginan untuk segera mencicipi hidangan yang disajikan.

Pengenalahan dan pemelihan bahan untuk garnish

  1. Tomat

Pilihlah tomat merah yang besar, dagingnya keras serta kulitnya masih kencang dan licin.

  1. Jeruk

Gunakan jeruk nipis, pilihlah yang besar, bulat dan permukaan kulitnya licin.

  1. Mentimun

Selain mentimun local yang berwarna putih kehijauan. Saat ini banyak dijual mentimun Jepang yang ukurannya lebih panjang dan berwarna hijau tua

  1. Cabai

Gunakan cabai merah yang besar, panjang, gemuk dan permukaan kulitnya licin

  1. Wortel

Pilihlah wortel yang besar, panjang, permukaannya licin dan tidak ada bagian yang

busuk

  1. Bawang Bombay

Pilihlah bawang Bombay yang utuh, besar, segar dan tidak ada bagian yang busuk

Dalam seni mengukir buah dan sayur sangat memerlukan teknik dasar mengukir buah dan sayur sehingga menghasilkan rangkaian atau hiasan yang indah.

Adapun bentuk-bentuk ukiran dapat dikembangkan setelah mengetahui beberapa tehnik dasar mengukir diantaranya :

  1. Pada beberapa bentuk ukiran tidak terpaku pada satu jenis buah dan sayur saja, tetapi dapat digunakan pada jenis yang lainnya selama karakteristik buah dan sayur tersebut tidak jauh berbeda. misalnya bunga mawar tidak selalu  dibuat dengan bengkoang, tetapi dapat dibuat dengn semangka, wortel, lobak, dsb.
  2. Sebelum mulai mengukir, periksa buah dan sayur apakah ada bagian yang busuk atau retak. bil a ada yang busuk maka bagian tersebut dapat dibung seperti bentuk apa yang diinginkan.
  3. Sebaiknya cuci bahan-bahan dengan bersih sebelum mengukirnya.
  4. Pada beberapa bahan seperti bengkoang banyak mengandung getah yang dapat merusak kulit tangan, segeralah mencuci tangan setelah mengukirnya.
  5. Keranjang semangka untuk hiasan dekoratif harus menggunakan semangka tanpa biji.
  6. Agar mudah membengkokkan irisan buah, rendam sebentar denngan air garam sesudah itu angkat kemudian dibentuk lalu rendam kembali dengan air dingin.
  7. Sayur dan buah dapat saja dihias dalam wadah yang sama.
  8. Tampilkan rangkaian dan hiasan sesegar mungkin. untuk hiasan yang ditempatkan di makanan sebiknya 30 menit sebelumnya. untuk dekorasi 1 atau 2 jam sebelumnnya.
  9. Oasis sebagai tempat menancapkan rangkaian dapat digantikan dengan kangkung, melon, atau pelepah pisang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *